Sabtu, 07 Januari 2012

Indonesia VS Asing (Bahasa)

                Hallo pembaca “THE WORLD OF EFAHHARRISON”. Kali ini gue mau ngebahas sesuatu yang gue amatin belakangan ini. Sayangnya gak bisa gue dokumentasiin nih karena keterbatasan media yang gue punya. Tapi kalian psati bisa ngebayangin dan coba berfikir untuk membuktikannya dengan apa yang ada di lingkungan kalian sendiri.
                Yang mau gue bahas disini adalah tentang bahasa negeri kita nih “Bahasa Indonesia” yang gue perhatiin sekarang-sekarang init uh kurang diperhatiin oleh banyak orang di negeri ini sendiri. Kenapa gue bilany begitu ? karena hal tersebut terlihat banget di kehidupan gue. NYATA !
                Gue ini kan punya adik, yaa dia sekarang berumur 6 tahun deh. Bentar lagi juga mau TK dan mulai menjalani aktivitasnya di bangku sekolah. Gantiin gue yang bentar lagi mau lulus SMA.
                Beberapa hari yang lalu, gue, adik gue, dan nyokap gue pergi ke pasar buat beli sesuatu. Nah, adik gue yang kecil ini mita dibeliin buku tulis buat dia pakai ketika ngaji. Maklum lah, sekarang dia mulai belajar dari TPA dulu baru ke TK. Ketika gue udah di depan toko buku tersebut, gue liat ada buku pembelajaran tentang cara mudah mempelajari Bahasa Inggris. Seketika gue langsung manggil nyokap gue dong, gue bilang ada buku yang bagus buat dipelajarin sama Lidya (Adik kecil gue itu) dan nyokap langsung liat buku itu. Tanpa bertanya ke Lidya, beliau langsung menawar harga ke penjual. Harga nya cukup bikin nyokap gue nengok ke gue.  Itu tanda untuk memastikan apakah buku itu benar-benar bagus buat Lidya pakai. Dan gue cukup mengangguk saja. Beliau pun baru mengajukan pertanyaan ke Lidya. Dan Lidya dengan antusias dan semangatnya meminta untuk dibelikan buku tersebut. Dan oke akhirnya nyokap beliin.
                Sesampainya di rumah, adik gue itu penasaran dan langsung buka buku itu. Dia minta ke gue buat ngajarin dia. Yaa sebagai kakak yang baik, gue mau dong. Kan gue juga punya cita-cita jadi guru. Yaa buat latihan gitu..
                Gue ajarin dia beberapa kosakata. Dan Alhamdulillah dengan daya tangkapnya yang masih sangat bagus, dia langsung hapal kata-kata yang kita pelajari. Gue sii bangga, adik gue sekarang pinter deh lumayan bisa bahasa Inggris. Dia beberapa kali ngucapin salam ke gue dengan bahasa Inggris. WOW..
                Ketika gue liat adik gue belajar sendiri itu bahasa. Gue diam dan mulai berfikir sehat (Alhamdulillah nih ) haha. “Lho ? kok ? kenapa gue ngajarin dia bahasa Inggris ya ? Paling engga kan gue ajarin dia bahasa negerinya dulu. Dia bisa bahasa Indonesia cuma bahasa sehari-harinya doing. Harusnya gue ngajarin dia buat cinta sama negeri sendiri dong ? Termasuk bahasanya juga.”
                Beberapa hari berlalu, Lidya sampai nangis-nangis minta diajarin lagi Bahasa Inggris. Kali ini dia bawa 3 orang temennya, yang pasti mereka juga mau belajar Bahasa Inggris bareng. Gue sih seneng, ada lagi kesempatan buat gue latihan menjadi guru. Tapi… yaa yang waktu itu gue fikirin. Seharusnya mereka mulai dengan bahasa mereka dulu, baru bahasa orang lain. Supaya tercipta deh rasa cinta tanah airnya.
                Akhirnya gue suguhin mereka makanan ringan deh tuh sebelum belajar. Gue kasih tau dulu ke mereka tentang negeri ini. Lumayan gue tanam sedikit bibit cinta tanah airnya. Sekitar satu jam gue suguhin mereka tentang Indonesia. Kebetulan banget, gue lagi ada pulsa buat internetan, jadi gue belajar tentang Indonesia lewat media internet juga. Gue kasih tau beberapa pulau di Indonesia, gue kasih tau mereka tentang Jakarta, tentang kebudayaan Indonesia, dan yang pasti beberapa materi sederhana tentang bahasa Indonesia. Dan antusias mereka gak kurang dari ketika mereka mau belajar Bahasa Inggris kok. Bahkan gue ngerasa bangga dan seneng ketika mereka beberapa kali nanya ke gue tentang Indonesia.
                Selesai belajar tentang Indonesia, gue langsung ngajak mereka buat belajar Bahasa Inggris. Gak bertahan lama, hanya sekitar 20 menit. Dan justru mereka banyak kembali bertanya tentang Indonesia. Bahkan ada satu temen adik gue nanya tentang dongeng dari Indonesia. Waaah… yauda gue bilang aja sama mereka, lain kali aja belajar lagi. Karena gue yakin kok, kasian juga anak kecil yang belum waktunya belajar secara intensif harus belajar secara intensif.
                Naahh… jadi nih buat temen2 pembaca blog ini, coba deh buat sedikit tanamkan rasa cinta tanah air kepada adik-adik kita yang masih mudah untuk menyerap segala hal. Supaya nanti ketika mereka tumbuh lebih besar dan punya pola pikir yang mantap, mereka akan berusaha untuk memperbaiki dan memperjuangkan apa yang ada di negerinya sendiri. Hal ini penting lhoo .. supaya ketika mereka sekolah, nilai Bahasa Indonesia mereka juga gak kalah bagus dengan Bahasa Asing. Gak Cuma sekedar bahasa deh, semuanya, segalanya, seluruhnya deh pokoknya. Ya toh ??? Kalo kata Deddy Mizwar “APA KATA DUNIA ?”

Rabu, 28 Desember 2011

KAMU DAN SAHABATKU

Aku tau ini luka
Aku tau ini sulit
Aku terlalu sakit untuk merasakan
Aku terlalu mabuk untuk menyadarkan
Aku menyayanginya tulus dan takkan tergantikan
Aku menginginkannya, bersama menjalani hari
Tapi Tuhan berkata lain, ia punya cara tersendiri agar aku mendewasakan diri

Mereka membuatku terluka
Mereka membuatku kecewa
Tapi karena mereka aku rasional

Aku bukan siapa-siapa untuknya
Bahkan tak sedikit pun dariku berpengaruh dalam hidupnya
Aku terima, aku mencoba ikhlas
Mungkin ini jalannya
Mungkin ini yang memang harus terjadi
Aku harus rela jika ia harus bersanding dengan wanita itu
Meski sampai ragaku terbujur kaku di bawah nisan itu
Karena aku mencintainya karena Tuhan memberikan rasa itu …

KAMU

Kau adalah sesuatu bagiku,
Indahnya dirimu akan selalu bergumam di fikiranku
Kau akan selalu kunanti,
Cintaku padamu takkan pernah mati
Matamu, walaupun tak seindah yang pernah ada dan yang pernah ku lihat di dunia ini
Namun, matamu sanggup menghipnotis aku hingga lemah tak berdaya
Senyummu, dapat membuatku selalu terpanah
Harummu, selalu membuatku merindu dan mengingatmu

Sejak awal kau menyanyikan satu lagu terindah yang ku suka,
Aku mulai jatuh cinta.
Kau nyanyikan lagu itu dengan gitar kesayanganmu,
Dan sanggup membuatku terdiam membisu.

Tapi kau tau luka ?
Sakit itu yang ku rasa,
Aku mencintaimu dan aku tak sanggup menyentuh hatimu
Mungkin aku bukan yang kamu mau
Tapi sungguh aku rela melakukan apapun untuk jadi apa yang kamu mau

Aku selalu bermimpi, jikalau suatu hari aku dapat melangkah bersamamu
Menuju masa depan yang abadi
Bersama kamu membimbingku menjadi yang suci

Jujur aku tak sanggup melupakanmu,
Menghilangkanmu dari lamunanku,
Meruntuhkan semua cinta kepadamu,
Bahkan tak sedikit pun aku mampu.

Ingatkah kamu ?
Saat kamu buat aku bersalah karena jatuh cinta padamu ,
Namun, justru kamu mengatakan padaku bahwa kamu juga merasakan hal itu.

13 Oktober,
Kamu tidak mengizinkan ia hanya untuk berfoto denganku,
Kamu bilang “Awas ! Gue mau foto berdua dia !”
Kamu tau , jantung ku berdegup selalu semakin kencang, aku senang..
Hari itu, aku berusaha menyelamatkan kita karena aku gak mau kehilangan kamu.
Tapi, kamu sama sekali tidak tersentuh…
Segitu tidak berharganyakah aku ?

13 November
Dengan sejuta kesedihan dan air mata, aku mendengar kamu bersanding dengannya.
Aku melihatmu menatap wajahnya dengan cinta.
Bercanda riang, bahwa kamu orang yang paling beruntung telah mendapatkannya.
Dan aku menangis, aku rela mempermalukan diriku sendiri di depan banyak orang.
Tapi entah kenapa, lagi lagi kau menghiraukannya.
Ya Tuhaan , terbuat dari apakah hatimu itu ??
Ia meninggalkanmu dengan kekecewaanmu,
Kau sirami ia dengan kata-kata kasarmu.
Dan saat itu kau kembali .
Kau cerita kau lah yang tersakiti,
Kenapa kamu tidak berfikir ulang ?
Mengapa kamu mengalami hal itu ?

Sampai kita lewati semua dengan biasa,
Aku temanmu dengan sejuta rasa yang terpendam.
Aku ingat, ketika kita berbincang bersama dengan beberapa teman,
Membicarakan satu hal mengenai impian,
Dan kau katakana kau ingin jadi seperti mereka.
Mereka yang sama aku puja.
Aku fikir kita dapat melangkah bersama untuk menjadi mereka,
Tetapi sepertinya sulit,
Karena kini kamu memilih jalan tersendiri untuk kamu tempuh.
DAN ITU MENGGORESKAN SEBUAH LUKA …

Sabtu, 17 Desember 2011

ELANG, AKU RINDU

Aku terlelap dalam sangkarku
Aku terlupa dalam kenanganku
Aku terbangun dari lamunanku
Aku tersadar dari kebodohanku

Aku berdiri dalam kebohongan
Aku mencoba tegar dalam kerapuhan
Aku tertawa dalam kesedihan
Aku termenung dalam keganjalan

Engkau yang telah lama singgah
Engkau yang telah lama sirna
Engkau yang telah lama ku cinta
Engkau yang telah lama ternoda

Engkau elang yang ku puja
Engkau elang yang ku cinta
Engkau elang yang selalu hadir dalam mimpi
Engkau elang yang selalu menyakiti

Gagah pesonamu ku rindukan
Getar suaramu yang ku dengar
Binar mata tajammu yang mencekam
Kharismamu yang amat menawan

Aku menangis melihatmu
Aku bernyanyi lagu kesedihan
Aku bertahan ketika kehilangan
Aku tersenyum di setiap guncangan

Wahai elang yang ku puja
Datang lah dan sapalah aku kembali
Sungguh engkau yang ku inginkan sebagai pengobat rindu….

SANG PENGANTIN

Dalam sebuah mimpi aku melihat
Sesosok pria yang ku cintai, hadir dengan pakaian rapih
Jas hitam yang membuatnya menawan
Terlihat juga sangat mengagumkan

Wajahnya yang bersinar penuh kebahagiaan
Membuatku senang melihatnya kembali
Ku pergi menghampiri cermin, berharap akulah sang pendamping

Ku lihat anganku membayang
Gaun putih berjilbabkan pesona kecantikan
Ku kenakan di hari itu dengan kebahagiaan
Ku lihat seluruh penata rias
Sibuk dengan segala pernak-pernik

Seorang wanita separuh baya di sampingku
Menuntunku dengan senyum ketakutan
Ia mendampingiku hingga sampai ke suatu panggung
Dan ku genggam seikat mawar putih
Aku berjalan dengan menghampiri sang pangeran
Dan berharap ia akan menyambutku dan mencium tanganku penuh cinta

Senyuman indah, binar  kebahagiaan seakan terbang menjauh
Ku lihat dirinya menggandeng orang lain
Wanita yang sudah lama ia pilih dan kini ia nikahi
Ku tertunduk dan membalik
Dan aku tersadar, aku bukanlah seorang mempelai wanita untuknya …

Minggu, 27 November 2011

CONTOH DIALOG ASKING OPINION AND GIVING OPINION

Dialogue about asking opinion and giving opinion

jangan lupa mampir ke -> http://mymudarsih.blogspot.com/search/label/CERPEN  yaaa
`ʃƪ) thank youuuuu

Syarifah   : Hey Yati ! Do you know the hot news in our school ?
Yati          : Yes, I know. About the minimum score, isn’t it ?
Syarifah   : Yes, exactly. What do you think ?
Yati          : I think it so high. I believe that is bad idea.
Syarifah   : I don’t think so. Precisely with the 70 score, we can go into the University easily. With PMDK program.
Yati          : Yes, I know it. But, for everyday it so hard.
Syarifah   : Maybe, it can be the pole for us to be better than yesterday. I hope we can do it. Although it so hard.
Yati          : Ok. Amin.

PUISI TENTANG IBU : MATAHARIKU

Contoh puisi sederhana
MATAHARIKU


MATAHARIKU ENGKAU BAGAIKAN DEWI DALAM HIDUPKU
ENGKAU BAGAIKAN MALAIKAT PELINDUNGKU
PIJARMU MEMBERIKAN KEHANGATAN UNTUKKU
CAHAYAMU MENEMANI SETIAP LANGKAHKU
TERANGI KELAM SUGUHKAN HARAPAN
DEKAPMU YANG SELALU MEMBERIKAN RASA AMAN
KEHANGATANMU YANG SELALU MEMANJAKAN
KAU YANG MEMBUATKU PERCAYA AKAN MASA DEPAN
IBU…. ENGKAULAH MATAHARI YANG MENYINARI HIDUPKU

Stupidfy : Ku Yakin Cinta Part IV

Read Stupidfy : Ku Yakin Cinta Part III                 Via Whatsapp aku mengajaknya pergi ke Puncak, enam bulan kemudian. Dia mau dan si...