Lagu ini membawaku mengingat malam singkat pertemuan kita di pertengahan minggu. Suasana ramai disana menghantarkanku justru pada rasa damai. Aku merasakan sesuatu mengetuk hatiku dan berbicara bahasa kalbu. Kamu memintanya masuk ke dalam benakku. Tapi, sebuah gejolak menyambarku dan membangunkanku pada kenyataan bahwa aku sudah mencintai orang lain yang saat itu masih memayungiku di bawah langit abu-abu.